2 Januari 2012
Hello there.. Such a big love and hopes i have today. Lets start this gorgeous year with a great positive energy from inside us.
Love you all,
2 Januari 2012
Hello there.. Such a big love and hopes i have today. Lets start this gorgeous year with a great positive energy from inside us.
Love you all,
Setahun lagi terlewati. Aku, kamu, dia, dan mereka, entah siapa lagi yang di sudut sana sudah sama-sama berada di penghujung tahun ini.
Yesss, it will be over less than a week! What do you have got in this whole year?
First, I have you back. Second, I’m not only have you, but also intention from your very very best friends out there. *sahabat macam apa itu? sukanya liat kita berantem, cuihhh*
Third, tabungan gue nambah biar cuma berapa digit ajah. Lumayan buat menata rumah baru kita nanti, insyaAllah, aamiin..
Desember selalu jadi yang terberat. Desember 2010, I lost my special one at the time. Desember 2011, kita berantem mulu… =( Tapi tetap bersyukur, karena kita pernah belajar kehilangan, dan bisa kuat sampai detik ini.
2011,
Januari – Kasihmu tak pernah pudar. Selalu menemani setiap langkahku, walaupun perhatianku masih tersita untuk dia yang hanya 40 hari menemani.
Februari – Statusmu masih berpacaran dengan wanita-wanita itu. Berapa jumlahnya sayang? RATUSAAANN…
Maret – Aku masih ingat hari ulang tahun mu. Masih kuucapin..
April – Bertemu dengan salah satu mantan kekasihmu di Jakarta
Mei – Pertengkaran dengan kekasihmu saat itu dimulai. Cerita-cerita tentang kalian mulai terdengar
Juni – Puncak kisah kalian yang harus kandas. Lagi-lagi karenaku.. hahahah
Juli – Akhirnya kamu datang lagi, setelah hampir setahun setengah tak pernah bertemu. Bali in Love
Agustus – Kamu lelaki pertama yang mengingat dan ngucapin selamat ulang tahun. Luar Biasa. Ditambah surat indah yang sengaja dibuat sebagai tanda kehadirannya di hari indah itu.
September – Berpetualang di Palu, pake fasilitas negara, bonusnya kamu. Ada yang punya BB baruu.. ciciwcuwiitt..
Oktober – mulai menghayal, dan mulai cari rumah di palu.. walau akhirnya mesti dilupakan, karena bos besar ga setuju
November – Entah apa yang terjadi di November, kalenderku bersih.. Tapi yang jelas makin menenangkan..
Desember – Berantem gara-gara foto kamu sama cewek ganjen itu. Berantem gara-gara status facebook SAHABAT kamu. Berantem juga karena aku minta tolong temen kamu. Tapi satu hal yang melegakan, kamu dan mama akan ke Jakarta Januari nanti.
Setiap moment yang terlewati selalu mengisi rongga kepala. Setiap kejadian selalu menumbuhkan harapan baru. Dan itu yang selalu aku tunggu darimu. Karena cuma kamu yang mampu melukis indah harapanku.
Kekuatan darimana kita bisa bertahan sampai detik ini? Hanya Tuhan yang tahu. Kita cuma menjalani dan memberi yang terbaik. With all my heart, I do Love you ..
Happy New Year 2012..
Hidung mulai panas, dada mulai sesak, kepala mulai cenat cenut.. Pengen nangis.. Tapi ga tau apa yang kutangisi.
Pertengakaran seminggu yang lalu masih membekas. Bukan kamu yang menyakiti aku, tapi aku yang terlalu bodoh untuk masuk ke perangkap wanita itu. Mengeluarkan semua emosiku kepadamu. Dan membiarkan dia tertawa diatas pertengkaran kita.
Aku marah, cemburu, dan ga bisa kontrol perasaan dan emosiku. Bahkan setelah beberapa hari, aku masih terus memantau pergerakan facebook wanita itu, dan mencari semua kemungkinan apakah dia membicarakanku kepada teman-temannya.
Indikasi itu ada, tapi tidak eksplisit disebutkan olehnya..
Dan lagi-lagi aku terjebak untuk marah. Aku berusaha untuk meredam amarahku dengan mengalihkan ke pekerjaanku yang memang sedang dipuncak ke-hectic-annya. Aku ingin sekedar memelukmu dan menumpahkan didadamu kemarahanku.
Mungkin cuma perasaanku, atau mungkin benar ya? Koq kamu jadi lebih diam? Lebih memilih untuk tidak berbicara sama sekali daripada sekedar meladeni ocehanku. Sampai aku kok ngerasanya kamu pengen udahan..
Mungkin kamu juga lelah, mungkin kamu juga punya masalah dan pemikiran sendiri.. mungkin kamu..
entahlah..
maaf merepotkanmu, maaf bikin suasana dingin seperti ini, maaf juga karena aku belum bisa mendewasakan sikapku.
maaf..
mama….. *nangis sekenceng-kencengnya*
18 Oktober 2011, pukul 20.30..
Saya buka recent update di bbm. Shock! Mata saya terus terpaku pada update status teman kantor “Pak Fasli kemana?
”
Batinku langsung bergumam, ternyata dia benar-benar ditendang..
Sosok pria yang selalu tersenyum ramah dimanapun dia berada, walaupun hatinya sedang marah sekalipun, beliau sungguh seorang professional.
Setahun belakangan, saya sering sekali ikut beliau untuk berbagai acara. Baik dia sebagai seorang Wakil Menteri Pendidikan Nasional, maupun dia sebagai seorang putra Minang dan diundang dalam berbagai acara orang Minang.
Tidak pernah sekalipun beliau tidak tersenyum saat bersalaman, atau berpapasan dengan orang-orang. Ramah, dan tidak sungkan untuk menyapa kami, saya dan teman-teman jika bertemu beliau. Saya kagum, bangga, dan bersyukur bisa bertemu pemimpin seperti beliau. Banyak kisah dan pelajaran yang bisa diambil saat mengikuti langkahnya.
Pernah suatu pagi ada kejadian lucu, ketika dia “ngambek” sama supirnya. Yogi, staf beliau yang kebetulan teman saya, tiba-tiba telepon saya dan bertanya dimana kantor televisi swasta yang notabene adalah milik orang terkaya di negeri ini.
Setelah tahu dari Yogi, ternyata si Bapak pagi-pagi buta telah keluar dari rumah dengan menggunakan taksi untuk mengantarnya ke acara “Apa Kabar Indonesia Pagi”. Sang supir kebingungan, mesti jemput beliau kemana.
Akhirnya, oleh Yogi sang supir diarahkan meluncur langsung ke tempat acara di kawasan Thamrin. Bahkan kejadian demi kejadian yang berlangsung berikutnya pun saya diceritain oleh Yoggi..
Setelah berkejaran dengan waktu, sang supir pun tidak mampu mengejar langkah beliau. Saat Pak Oyo, Supir beliau, menghubunginya melalui telepon selular, beliau Cuma berkata “Ga usah jemput, saya naik taxi saja,” dan sekejap telepon langsung diputuskan.
Pak Oyo makin bingung, dan memutuskan untuk menunggu beliau di kantor. Waktu sampai di kantor, ternyata beliau sudah sampai duluan di kantor. Hari itu, ada beberapa kegiatan yang harus beliau lakukan di luar kantor. Dan untuk kegiatan berikutnya, saya diajak Yoggi untuk meliput beliau.
Saya dan Yoggi sudah sampai duluan di lokasi acara, di sebuah hotel di daerah Slipi. Sekian lama menunggu, akhirnya beliau datang juga, dan yang melegakan beliau diantar pak Oyo…
Sekali lagi beliau tidak pernah menampakkan wajah kesal maupun marah. Turun dari mobil, hanya senyum yang berhasil ditangkap oleh mata setiap orang yang melihatnya. Bahkan saat acara berlangsung, dan akhirnya selesai, dan beliau meninggalkan lokasipun sepanjang mata memandang hanya senyum yang tertangkap mata.
Saya tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi di dunia politik negeri ini. Tapi hari ini, saya ingin membenarkan bahwa negeri ini memang tidak tahu terima kasih. Bukan hanya para veteran yang ditelantarkan hidupnya, bahkan untuk seorang pemimpin yang telah mendedikasikan diri dan hidupnya untuk memperbaiki pendidikan negeri ini pun harus ikhlas ditendang oleh politik busuk dan kejam.
Namun demikian, beliau mengatakan akan tetap melanjutkan pengabdian kepada dunia pendidikan melalui jalur professional. Seorang mantan wakil menteri menyampaikan salam hormat dan salam hangat kepada saya dan teman-teman melalui pesan singkat. Dan saat saya membalas pesan tersebut, saya makin terharu dan sadar bahwa beliau adalah pemimpin sejati.
Selamat meneruskan perjuangan, Bapak.. Meski saat ini kita tidak akan sering bertemu, tapi saya berdoa suatu hari nanti bisa belajar lagi dari Bapak. Saya bangga pernah menjadi bagian dari tugas Bapak. Dan semoga Bapak selalu dilindungi dan diberi kesehatan oleh Allah SWT.
We’ll miss you, Bapak Fasli Jalal
Nyesek banget saat gua lagi berusaha untuk jadi BIASA, ternyata gua diperlakukan LUAR BIASA kejam!
Kalian semua berhasil buat mood gua drop sampe minus. Bukan lagi NOL! Hari ini, detik ini, gua marah, dan ga bisa mikir rasional.
Ga lo, elo, elo juga! sama ajaa.. Brengsek!
Wanna play a game with me, huh?! Jantan dikit dong. Malu sama BARANG. Katanya laki-laki, tapi BIG LOSER kayak elo! Mati aja looooo!